Judul: “ROMA, Kisah Epik Dari Zaman Romawi Kuno”
Pengarang: Steven Saylor
Harga: sekitar Rp. 100ribuan
Tidak seperti biasa kali ini saya mencoba untuk meresensi salah satu buku favorit yandi. Selamat membaca.
Ini adalah buku yang saya beli ketika lagi mecoba mencari bahan-bahan romawi kuno. Awalnya saya mengira ini buku sejarah yang berisi plot-plot sejarah dan gambar-gambar romawi. Dan saudara-saudara sekalian, ternyata saya salah!
Buku ini adalah sebuah novel. Bukannya saya anti novel, tetapi prinsip saya daripada beli buku cuma untuk dibaca sekali mending yang sarat info biar bisa dibaca berulang-ulang. And guess what? Saya salah lagi.
Ini benar-benar buku yang bagus. Plot ceritanya tersusun rapi, bahkan bisa dikatakan unik. Tidak ada tokoh utama yang berperan solo di sini. Yang menjadi tokoh utamanya adalah garis darah atau pohon keluarga. Benar-benar unik dan cocok untuk menggambarkan perkembangan sebuah kota dengan legenda yang melingkupinya.
Cerita dimulai pada sebuah lokasi yang kelak akan menjadi kota roma. Sebuah daerah yang merupakan rute pedagang garam dan berada di tepi sungai tiber. Disini kita akan bertemu dengan tokoh awal yang menjadi nenek moyang dari tokoh-tokoh lain dalam cerita. Disini dimulai lah legenda pertama kota roma, yaitu Fascinus, dewa (atau dewi???) pertama bangsa roma yang berbentuk unik (seperti P**** dengan sayap). Pohon keluarga yang lahir merupakan cabang dari keluarga potitus dan pinarius.
Cerita terus berlanjut hingga bab-bab berikutnya: legenda Hercules dan Cacus, cerita tentang remus dan romulus (pendiri kota roma atau lebih tepatnya dinding kota roma), cerita tentang perawan vestal, penaklukan-penaklukan roma terhadap sebagian eropa dan afrika, dan tentu saja cerita tentang Julius Caesar, dan Kaisar pertama roma, Augustus).
Banyak informasi menarik yang saya dapat dari buku ini. Apakah kamu tahu arti awal dari kata caesar? Caesar adalah nama keluarga yang berarti “pemilik rambut kepala yang bagus”. Karena imperialisme romawi dan kekuasaan julius caesar di senat (ingat! julius caesar tidak pernah diangkat ataupun mengangkat dirinya sendiri sebagai kaisar romawi) maka entah sejak kapan kata caesar berarti pemegang kuasa atas daerah yang sangat luas. Selain itu buku ini juga memberikan gambaran akan nasib suatu imperium yang menjadi sangat besar dan demokratis namun rapuh dan penuh intrik sehingga melupakan jati dirinya sendiri. Benar-benar mirip dengan Amerika Serikat, bahkan penulis buku ini juga mengakuinya.
Penulis buku ini, Steven Saylor memang merupakan ahli sejarah yang sangat mumpuni. Jalinan cerita dari Roma merupakan hasil penelusuran panjang terhadap literatur-literatur sejarah dari Titus Livius, William Smith, Cicero, dan Ovid
Pengarang: Steven Saylor
Harga: sekitar Rp. 100ribuan
Tidak seperti biasa kali ini saya mencoba untuk meresensi salah satu buku favorit yandi. Selamat membaca.
Ini adalah buku yang saya beli ketika lagi mecoba mencari bahan-bahan romawi kuno. Awalnya saya mengira ini buku sejarah yang berisi plot-plot sejarah dan gambar-gambar romawi. Dan saudara-saudara sekalian, ternyata saya salah!
Buku ini adalah sebuah novel. Bukannya saya anti novel, tetapi prinsip saya daripada beli buku cuma untuk dibaca sekali mending yang sarat info biar bisa dibaca berulang-ulang. And guess what? Saya salah lagi.
Ini benar-benar buku yang bagus. Plot ceritanya tersusun rapi, bahkan bisa dikatakan unik. Tidak ada tokoh utama yang berperan solo di sini. Yang menjadi tokoh utamanya adalah garis darah atau pohon keluarga. Benar-benar unik dan cocok untuk menggambarkan perkembangan sebuah kota dengan legenda yang melingkupinya.
Cerita dimulai pada sebuah lokasi yang kelak akan menjadi kota roma. Sebuah daerah yang merupakan rute pedagang garam dan berada di tepi sungai tiber. Disini kita akan bertemu dengan tokoh awal yang menjadi nenek moyang dari tokoh-tokoh lain dalam cerita. Disini dimulai lah legenda pertama kota roma, yaitu Fascinus, dewa (atau dewi???) pertama bangsa roma yang berbentuk unik (seperti P**** dengan sayap). Pohon keluarga yang lahir merupakan cabang dari keluarga potitus dan pinarius.
Cerita terus berlanjut hingga bab-bab berikutnya: legenda Hercules dan Cacus, cerita tentang remus dan romulus (pendiri kota roma atau lebih tepatnya dinding kota roma), cerita tentang perawan vestal, penaklukan-penaklukan roma terhadap sebagian eropa dan afrika, dan tentu saja cerita tentang Julius Caesar, dan Kaisar pertama roma, Augustus).
Banyak informasi menarik yang saya dapat dari buku ini. Apakah kamu tahu arti awal dari kata caesar? Caesar adalah nama keluarga yang berarti “pemilik rambut kepala yang bagus”. Karena imperialisme romawi dan kekuasaan julius caesar di senat (ingat! julius caesar tidak pernah diangkat ataupun mengangkat dirinya sendiri sebagai kaisar romawi) maka entah sejak kapan kata caesar berarti pemegang kuasa atas daerah yang sangat luas. Selain itu buku ini juga memberikan gambaran akan nasib suatu imperium yang menjadi sangat besar dan demokratis namun rapuh dan penuh intrik sehingga melupakan jati dirinya sendiri. Benar-benar mirip dengan Amerika Serikat, bahkan penulis buku ini juga mengakuinya.
Penulis buku ini, Steven Saylor memang merupakan ahli sejarah yang sangat mumpuni. Jalinan cerita dari Roma merupakan hasil penelusuran panjang terhadap literatur-literatur sejarah dari Titus Livius, William Smith, Cicero, dan Ovid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar